Minggu, 01 November 2009

10 solusi kemacetan pikiran

Satu masa dalam hidup manusia yang selalu dilingkupi oleh ruang dan waktu, ada kejenuhan yang hadir.Sebuah keadaan dimana hidup kita rasakan berjalan stagnasi dan datar, apabila hal itu tidak kita sikapi dengan cermat dan benar maka keadaan diri tersebut akan terus mengalami penurunan yang dikatakan sebagai Self Quality Degradation ( Penurunan kwalitas diri )SQD.
Penurunan kwalitas diri tersebut diakibatkan oleh keadaan diri kita yang selalu melakukan hal yang bersifat rutin sehingga tidak ada lagi inovasi dan kreatifitas yang dapat kita bangkitkan lagi, keadaan seperti inilah yang dikatakan sebagian orang sebagai strees ataupun downshifting ( berhentinya kemampuan manusia untuk berfikir inovatif dan kreatif atau bisa juga dikatakan sebagai kemacetan pikiran), keadaan SQD ini akan berakibat kehilangan gairah kerja, kehilangan kemauan untuk bersosialisasi, kehilangan keinginan untuk beribadah, kemalasan, keengganan dan berpuncak pada kehilangan semangat hidup, keadaan ini pula yang akhirnya akan menghantam manusia secara fisik yang berakibat adanya tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat, asam urat dan lain lain.
Secara singkat bahwa keadaan SQD ini akan berakibat negatif dan penyakit fisik yang kompleks.
Lalu apa obatnya atau solusinya ?
1. Sadarilah bahwa pikiran anda ada batasnya dalam berproses , sehingga dia butuh istirahat dan relaksasi
2. Lakukan apa saja yang dapat membuat anda senang
3. Jangan pernah berfokus pada satu hal dalam sehari , maksudnya adalah lakukan berbagai hal yang variatif dan selalu berbeda dari hari kehari.
4. Diri anda bukanlah milik anda , jadi berikanlah ia hadiah yang sepantasnya , dan dapat membuat ia merasa dihargai.
5. Jangan pernah terus terusan menyesali apapun yang sudah lewat , karena masa lalu adalah debu yang sudah kita tinggalkan dan ia adalah sebuah buku sejarah yang harus kita pelajari, agar kedepan kita akan semakin semangat dan bergairah lagi dalam rangka membina diri.
6. Jangan pernah men justifikasi diri kita ( terus menyiksa / menyalahkan diri anda ) karena tidak ada yang kebetulan didunia ini , semua yang terjadi baik itu salah ataupun benar merupakan cara Allah dalam mendidik kita didalam perjalanan dunia agar kembali kepadanya .
7. Lakukanlah apa saja yang anda anggap benar , jangan pernah terombang ambing oleh informasi ataupun masukan dari orang lain karena anda lah yang memiliki hidup anda dan anda berhak memutuskan apapun yang anda anggap paling baik dan benar , yang dapat membuat hidup anda bahagia.
8. Perhatikanlah , apabila keadaan SQD terjadi pada diri anda , coba koreksi kedalam diri anda apakah dalam waktu seminggu sebelumnya dalam hidup anda , anda pernah melalaikan janji ? ataukah pernahkah anda lakukan hal yang tidak sesuai dengan kata hati nurani anda ?
9. Biasakan melakukan apapun yang anda pernah katakan kepada orang lain atau diri sendiri
10. Jadilah orang yang merdeka, lepas dari belenggu rasa, baik rasa miskin, rasa bodoh, rasa kaya, rasa pintar, rasa memiliki, dan katakan dalam diri anda bahwa , tinggalkan belenggu atribut diri anda , karena atribut yang menempel dalam diri andalah yang membuat anda stagnasi dan tidak dapat melihat dunia yang luas nan indah ini.
Hiduplah menjadi manusia yang merdeka , bebas sebagai manusia yang seutuhnya , bebaskan pikiran anda dari belenggu belenggu yang kadang tanpa disadari anda sendirilah yang menciptakan belenggu itu sendiri, dan kebebasan itu akan datang seketika ketika anda menyerahkan segalanya kepada Tuhan sang pemilik segalanya , dan belenggu itu akan lepas ketika anda menyadari bahwa ini adalah sebuah ujian yang akan memebentuk diri anda semakin kuat, dan saat itu pula anda akan merasakan keadaan diri yang lebih sehat , lebih bahagia, lebih kreatif dan lebih dari segala galanya , dan ke semua itu akan anda dapatkan kalau anda mengakui kepada Tuhan bahwa anda adalah manusia biasa , hanya perlu satu pengakuan tulus kepada Tuhan bahwa anda adalah manusia yang lemah dan biasa , maka saat anda mengakui hal itu kepada Allah , lihatlah apa yang akan terjadi selanjutnya. . . . . . .

Salam Sukses Selalu